Hades by Alexandra Adornetto


Hades by Alexandra Adornetto
Hades by Alexandra Adornetto

RATING

✮✮ Story Line

Plot twist

Cover and interface

Comfort reading

Average

3 star

(3 stars out of 5)


BRIEF INFORMATION

Judul: Hades

Penulis: Alexandra Adornetto

Penerbit: Ufuk Publishing House

Tahun terbit: 2012

ISBN: 978-602-78120-1-7

Jumlah halaman: 544

JAKE THE EVIL PRINCE

Masih tentang Bethany Church, sesosok malaikat yang udah jatuh hati sama manusia. Setelah pertempuran sama Jake Thorn sang Pangeran Neraka, kehidupan mereka udah kembali normal. Sayangnya kenormalan itu nggak bertahan lama, ketika anak-anak Bryce Hamilton lagi pesta Halloween di satu-satunya rumah kosong yang dianggep ‘pas’ keangkerannya, cewek-cewek termasuk Beth dan Molly ikut ritual séance—semacem ritual pemanggilan roh pake papan Ouija. Mulanya Beth udah nolak mentah-mentah tawaran temen-temennya, tapi dia nggak enak karena dianggep terlalu nempel sama Xavier. Selain itu dia berpikir kalo mantra Abby nggak bakal terlalu kuat buat manggil roh.

Trus kenapa ritual séance jadi biang kerok utama di novel ini? Ritual ini musti dilakuin sambil saling megang tangan, kalo salah satu lepas rohnya bisa kabur. Awalnya roh Taylah—temen Beth yang dibunuh Jake—keluar buat meringatin temen-temennya biar nggak ngelanjutin ritual kurang kerjaan itu. Tapi Abby ngeyel dan tiba-tiba roh jahat keluar, eh si Molly malah lepasin tangannya daaaan jadi deh roh jahat itu kabur.

Beth dikabarin kalo Xavier luka-luka abis renang di danau, dia pun bonceng motor temennya Xavier. Tapi setelah diselediki ternyata itu bukan temennya Xavier, melainkan Jake Thorn si roh jahat yang kabur dari ritual tadi! Beth udah nyoba ngelepasin genggamannya tapi kaga bisa. Dan alhasil motor melaju mulus ke Neraka dengan portal buatan di jalan raya.

Di neraka, Beth dijadiin ratu sama Jake. Kerennya, di Neraka dia nginep di hotel, dikasi pelayan pribadi, makanannya pun enak-enak. Gila aja, di Neraka sebegitu lengkapnya. Tapi Beth ngelakuin banyak cara supaya bisa keluar, dia pun berkomplot sama pelayannya yang bernama Tucker dan Hanna. Tuck ngebantuin Beth minum air di Danau Mimpi yang bisa memproyeksikan diri Beth ke dalam bentuk astral di manapun tempat yang diinginkan. Enak kali ya kalo gue bisa begituan, gue bakal minta keliling dunia!

Ternyata misi utama Jake bukan jadiin Beth ratu-nya. Melainkan atas perintah Lucifer, sang pemimpin Neraka Lingkaran Kesembilan, dengan menculik malaikat, Lucifer yang di sini dipanggil Big Daddy (nggak sekalian Big Brother ya?), berharap bisa memicu perang antar Surga dan Neraka yang disebut Armagedon. Karena Jake malah jadi cinta sama Beth, Lucifer dan anak-anaknya yang lain bikin hukuman buat Beth. Sedangkan di Venus Cove, Xavier, Gabe, Ivy, dan yang mengejutkan Molly lagi cari seribu cara buat membebaskan Beth tanpa memicu peperangan.

THE GOOD AND THE BAD

Hades ini lebih gue suka ketimbang Halo, bisa dibilang lebih menegangkan ketimbang sekuel pertamanya. Dan karena Hades ini gue jadi nggak sabar nunggu release-nya Heaven—sekuel ketiga, di Indonesia. Di sini kelihatan banget gimana Mbak Allie Adornetto menuntun kita pelan-pelan ke klimaks cerita yang dibikin tarik ulur. Benci deh gue pas si Beth udah nemuin portal sama Tuck dia malah kaga jadi pulang malah balik lagi demi nyelamatin Tuck dari anjing-anjing neraka.

Ada adegan dimana Xavier yang katanya Beth kurang lebih begini:

Aku bersumpah melihat Halo pada Xavier!

Di kalimat itu bikin gue penasaran apakah nanti Xav bakal jadi malaikat, tapi masa iya sih? Mungkin aja kali ya, namanya juga novel -_-

Gue nggak begitu suka sama covernya. Lucu aja liat malaikat pake sayap naik motor. Sama aja ngebayangin Angry BIrds naik sepeda ontel. Hahaha. Tappi jujur sih warnanya gue suka, cocok sama judulnya. Secara karakter, ada satu tokoh baru yang bernama Asia. dia ini demen sama Jake, makanya dia berusaha buat ngusir Beth. Tapi menurutku karakter dia kurang kuat, katanya mau ngehancurin Bethany? Tapi kok usahanya minim banget? Paling pol dia cuma senyum sinis pas tau Beth mau dihukum sama Lucifer.

But, I guess this book worth enough to buy. I don’t really have that regrets. Good job, Alexandra! Waiting for the Indonesian version of Heaven 😀

Buy online? Click here.

Advertisements

Don't mind to give me your own review!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: