The Exorcist by William Peter Blatty


Cover depan The Exorcist
Cover depan The Exorcist

RATING

✮✮✮ Story Line

✮✮✮✮ Plot twist

Cover and interface

Comfort reading

Average

2,75 STARS

(2.75 stars out of 5)


BRIEF INFORMATION

Judul: The Exorcist

Penulis: William Peter Blatty

Penerbit: Serambi

Tahun terbit: 2013

ISBN: 979-024-401-0

Jumlah halaman:

Bagi pecinta film kesurupan, eh maksudnya ceritanya tentang manusia yang kesurupan bukan filmnya, pasti kenal sama film terheboh, terWOW, terngeri, terjijik sedunia manusia, tumbuhan, dan hewan-hewan ini. Ternyata film itu diadaptasi dari sebuah novel yang tak kalah hebohnya. Gue baru tau fakta ini sehabis nongkrongin Gramedia dan nemu buku ini. Nah sekarang gue mau berbagi kengerian itu di sini, cekidot!

Novel karangan pak William Peter Blatty, seorang lulusan Georgetown University ini diterbitkan pertama kali tahun 1971. Konon katanya novel ini jadi novel terlaris versi The New York Time Bestseller selama 57 minggu berturut-turut (lebih dari setahun!), nggak heran masih terus dicetak ulang sampai Indonesia kebagian jatah. Sebelum lebih jauh mengenal cerita si tokoh utama Chris MacNeil dan sang putri Regan, liat trailernya dulu yuk~

SCARY REGAN

Diawali dengan perkenalan seorang Pastor bernama Merrin. Dia itu udah kakek-kakek, kerjaannya nyari barang-barang (bukan cacing) di dalem tanah, nggak melulu tanah sih pasir juga boleh. Bisa disebut seorang arkeolog. Bapak ini udah rapuh banget, musti minum pil apaan gitu biar gemetarnya ilang. Suatu saat Pastor Merrin memandang sebuah patung batu berkapur dengan mulut meregang hebat. Tangannya yang kanan ke atas sedangkan yang kiri di bawah. Dia tau itu patung Iblis Pazuzu, dan dia tahu dia segera menghadapinya.

Setelah Irak Utara kita meluncur ke Georgetown, Washington D.C. Chris MacNeil adalah seorang aktris alias bintang film terkenal yang menjanda dan punya anak satu. Chris ditemani Karl dan Willie yang jadi pembantunya, dan Sharon si sekretarisnya. Regan ini anak umur 12 tahun yang digambarkan pipi rona merah berbintik-bintik, jangan dibayangin kaya salah satu bayi di kartun Rugrats ya. Awal kisah, Regan mengenalkan Captain Howdy—teman imajinernya—kepada sang mama. Anehnya, Regan katanya suka berkomunikasi dengan sang kapten dengan papan Ouija. Mamanya nggak terlalu ambil pusing sama keanehan putrinya itu.

Sampai suatu ketika Regan nilainya turun di matematika, pipis di depan temen-temen Chris, suka ngeluh ranjangnya jumpalitan, dan macem-macem. Sampai akhirnya Chris membawa Regan ke dokter anak. Waktu mau diperiksa Regan mengeluarkan kata-kata cabul. Awalnya si dokter menyarankan dikasih obat Ritalin dulu, tapi nggak ada kemajuan. Kemudian Chris membawa Regan ke dokter syaraf, itupun juga nggak ngaruh. Justru Regan makin gila-gilaan. Yang bikin gue jijik, Regan udah mulai ganti suara, semacam suara lembu, dan mukanya udah agak berubah. Seringainya bikin yang liat ngeri deh.

DI tengah-tengah cerita muncul kasus matinya sutradara film yang Chris bintangi, Burke Dennings. Dia jatuh dari tangga menuju M street yang nggak disangka membuat kepalanya berputar 180 derajat! Muncullah detektif William F. Kinderman yang menyelidiki kasus itu. Dia nggak ngira jatuh dari tangga bisa bikin kepala korban bisa kebalik gitu, bahkan ketika Burke mabuk pun itu agaknya mustahil. Kecuali jika itu pembunuhan dimana si pembunuh itu punya kekuatan super. Si detektif menginterogasi Chris karena malam itu Burke di rumahnya. Detektif itu tahu kalo kecelakaan terjadi berasal dari kamarnya Regan, dan dia ragu masa sih anak 12 taun bisa muter kepala orang dewasa? Wow banget :3

Setelah di dokter syaraf nggak ada majunya, perkumpulan dokter syaraf menyarankan Chris memanggil Pastor untuk melakukan pengusiran setan, atau di sini disebut Exorcism. Berhubung Chris ini atheis, dia ragu-ragu, tapi karena udah bingung mau gimana, Chris ngalah juga. Dia pun menemui Pastor Karras yang dikenalnya dari salah satu temannya. Pastor itu mulanya khawatir ijin Exorcism nggak dikasih sama gereja, perlu banyak bukti supaya mereka yakin. Dan akhirnya Karras mencari bukti-bukti itu. Mulai dari ngasih air suci sampe merekam suara-suara yang keluar dari mulut Regan.

Akhirnya dia dapet ijin melakukan Exorcism, tapi harus dengan orang yang berpengalaman. Alhasil Pastor Merrin yang udah balik ke Amerika dipanggil buat melakukan ritual pengusiran setan itu. Trus gimana jadinya Regan? Apakah Iblis Pazuzu yang merasukinya berhasil dikembalikan ke asalnya oleh seorang Pastor yang tua dan ringkih bersama seorang Pastor yang mentalnya baru diuji setelah Ibunya yang ditinggalkannya sendiri meninggal?

THE GOOD AND THE BAD

Novel ini nggak usah diragukan lagi novel terseram yang pernah ada. Gue pun mengakuinya. Sampai-sampai kalo gue lagi baca ini buku musti ditemenin kakak gue, atau paling nggak sambil nyetel lagu. Hebatnya, The Exorcist ini menggambarkan semuanya secara mendetil sampai gue jijik ngebayanginnya. Gue bisa bayangin suara-suara yang keluar dari mulut Regan, suara itu dari bahasa Inggris yang kebalik. Muka Regan yang udah coreng-moreng karena lendir ijo, kepala Regan yang bisa muter kebelakang padahal punggungnya di posisi normal, kelakuan Regan yang nusuk-nusuk alat reproduksinya pake pisau. That’s totally scary!

https://i0.wp.com/arttattler.com/images/Europe/France/Paris/Louvre/Babylon/214_daemon-Pazuzu.jpg
Patung Iblis Pazuzu, cukup ngeri?

Bahkan kalo lo liat filmnya, semua itu ditunjukin persis sesuai dengan deskripsi di novelnya. Oh iya, buat wawasan aja, Iblis Pazuzu itu mitologi Assyria, Babilonia.  Soal filmnya, gue liat filmnya dulu baru baca novelnya. Awalnya film itu bikin bingung, dan not really scary. Tapi sehabis gue tahu maksudnya di novel, baru deh gue nyambung.

Novel ini mungkin nggak ada jeleknya. Tapi mungkin penerjemahnya yang kurang bagus. Beberapa kalimat bikin gue nggak ngerti maksudnya. Entah karena penerjemahnya terlalu pinter atau guenya yang terlampau dungu.

Tambahan buat the good sidenya adalah, cover novel ini bikin gue ngeri. Mukanya Regan dipampang di situ dan tiap kali gue naruh novel ini di meja kamar, cover belakang gue hadapin ke atas biar gue nggak usah liat muka si Regan. Pas gue tunjukin cover itu ke temen gue, dia bilang biasa-biasa aja, entahlah mungkin cuma paranoid guenya. Andai yang terpampang disitu muka gue mungkin temen gue bakal bilang luar biasa kali ya. Hahaha.

Anyway, this is a must-have book and a must-watch film! Thrilling plots with perfect description and strong traits of its characters. So tunggu apa lagi? Buy this book here!

Advertisements

Don't mind to give me your own review!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: