The Mortal Instruments – City of Bones by Cassandra Clare


City of Bones
City of Bones

RATING

✮✮ Story line

✮✮Plot twist

✮✮ Cover and interface

Comfort reading

Average:

3,25 STARS

 (3.25 stars out of 5)


BRIEF INFORMATION

Judul: City of Bones

Penulis: Cassandra Clare

Penerbit: Ufuk Publishing House

Tahun terbit: Mei, 2013

ISBN: 978-602-8224-80-2

Jumlah halaman: 664

Oke, di liburan menuju natal dan tahun baru ini gue mau nulis sebanyak-banyaknya. Review kali ini gue balik lagi ke genre terfavorit pertama, Young-Adult. Gue rasa para penggemar novel fantasi pasti paling nggak kenal sama buku New York Times Bestseller ini. Perkenalkan, Book one dari seri The Mortal Instruments, City of Bones! *applause*

Gue sukses dibikin penasaran buat baca buku ini berkat review kak Tantri, dan gue nggak nyesel. Mau tau alasannya? First, baca sinopsisnya~

THE BRAND NEW SHADOW HUNTER

Clary Fray adalah seorang cewek berusia 16 tahun pada umumnya. Dia punya sahabat cowok namanya Simon. Clary tinggal sama ibunya Jocelyn Fray di Brooklyn, New York. Clary ini juga punya paman yang dia anggep udah kaya ayahnya sendiri, Luke. Mamanya Clary ini seorang pelukis dan bakatnya juga diturunkan ke Clary.

Suatu hari Clary sama Simon lagi main ke klub Pandemonium. Di sana Clary tertarik sama seorang cowok keren badai berrambut biru yang bikin dia terus mengikuti gerak-geriknya. Semakin lama Clary stalking cowok itu, dia lihat si cowok ngedeketin cewek cantik yang ternyata punya cambuk di pergelangan tangannya. Ditambah lagi ada cowok berbaju item-item yang tanpa tedeng aling-aling nusukin pedang. Yang makin aneh, orang-orang di sekitar Clary biasa aja, nggak ada yang teriak kek, heboh kek, histeris kek.

Mendengar teriakan Clary, cowok berpakaian serba item itu menoleh dan kaget ngeliat orang yang nggak disangka-sangka bisa melihatnya. Si cowok yang ternyata bernama Jace ini tanya kenapa Clary bisa lihat kejadian tadi. Clary masiih aja histeris dan nggak tau kenapa semua orang nggak bisa ngeliat insiden tadi kecuali dia.

Awal konflik adalah ketika Clary lagi berantem sama mamanya karena Clary diajak menghabiskan sisa musim panas ke rumah pertanian yang mereka punya. Clary nggak mau karena dia udah punya banyak rencana di sekolah. Untungnya Simon datang, lalu mereka berdua kabur gitu aja ke acara pembacaan puisi oleh Eric, temen Simon, di sebuah cafe. Clary nggak sengaja ngeliat Jace lagi, Clary baru tau siapa dirinya yang sebenarnya ketika si Jace ini ngasi tau kalau dia ini bukan manusia biasa melainkan seorang Shadow Hunter alias Pemburu Bayangan.

Mama Clary terus-terusan menghubungi supaya Clary pulang ke rumah buat membahas masalah ini, tapi setelah beberapa kali nyuruh balik, si Jocelyn ini malah berubah pikiran dengan meminta Clary jangan pulang. Dan hubungan telepon pun terputus dengan meninggalkan bunyi gedebuk dan suara mamanya yang merintih.

Waktu Clary pulang, dia menemui tetangga misterius, Madame Dorothea yang mempertanyakan kegaduhan apa yang sedang terjadi di apartemen Clary. Ketika Clary memasuki apartemen, bentuknya udah nggak keruan, kaya kapal pecah. Boro-boro ketemu mamanya, dia malah ketemu Iblis Pembuas yang bentuknya bisa bikin lo nggak nafsu makan selama dua bulan. Di sinilah awal petualangan Clary Fray, the brand new Shadow Hunter!

WHO IS VALENTINE?

Jace yang mengetahui siapa Clary sebenarnya lantas membawa si cewek dan turut pula, Simon, ke Institut yang kalo manusia alias fana yang ngeliat cuma kaya sebuah gereja. Institut ini adalah tempat di mana semua Pemburu Bayangan tinggal dan dilatih. Cuman katanya sekarang tinggal beberapa yang tersisa. Clary menemui Pemburu Bayangan senior di Institut yang bernama Hodge bersama dengan burung gagak kesayangannya, Hugo. Selain Hodge, Clary ketemu cewek bercambuk yang dia lihat di klub, namanya Isabelle dan kakaknya bernama Alec. Di situ Clary baru sadar ternyata banyak rahasia yang disimpan oleh sang mama.

Rupanya Jocelyn, Luke, dan Hugo dulunya anggota Kunci yang membangkang mengikuti kelompok pemberontak bernama Lingkaran. Sedikit info, Kunci di sini adalah dewan tertinggi di dunia Pemburu Bayangan. Ada hukum yang melarang Penghuni Dunia Bawah (semacam vampir, manusia serigala, peri, dsb) mengadakan kerja sama dengan para Shadow Hunters. Intinya, Penghuni Dunia Bawah itu musuh Pemburu Bayangan yang apabila ngelakuin kerusuhan musti disikat. Sedangkan, Lingkaran adalah kelompok fanatik yang dibentuk oleh sang Pemburu Bayangan karismatik bernama Valentine Morgenstern.

Ini dia penampakan Valentine Morgenstern. Diperankan oleh Jonathan Rhys Meyers
Ini dia penampakan Valentine Morgenstern. Diperankan oleh Jonathan Rhys Meyers

Nama terakhir ini ternyata yang nyulik Jocelyn karena rumornya mama Clary ini menyembunyikan apa yang selama ini diinginkan Valentine, Piala Mortal. Piala milik Malaikat Raziel yang merupakan campuran darah malaikat dan manusia. Ketika piala ini diminumkan ke manusia, manusia itu kemudian menjadi Pemburu Bayangan. Nah, tujuan Valentine adalah untuk menciptakan banyak Pemburu Bayangan demi memusnahkan Penghuni Dunia Bawah.

Clary, Jace, Simon, Alec, dan Isabelle memulai petualangan mereka untuk menemukan Piala Mortal selangkah lebih awal ketimbang Valentine.

HER HIDDEN POWER

Suatu ketika Clary dan Jace mengunjungi Madame Dorothea, ia mencoba membuka ingatan Clary namun ternyata ada yang ngasih mantra kuat buat ngunci ingatan dia. Clary dan Jace pun disarankan ke Kota Tulang, tempat dimana para Saudara Hening (The Silent Brothers) dianggap mampu membuka ingatan Clary yang hilang. Saudara Hening ini pendieeem banget, mulut aja di jait, jalan nggak ada suaranya, jadi pastiin aja kalo lo punya cowok pendiem dia bukan termasuk Saudara Hening ya.

Kalo ini Magnus Bane. Diperankan oleh Godfrey Gao.
Kalo ini Magnus Bane. Diperankan oleh Godfrey Gao.

Nah, ternyata dari Kota Tulang Clary hanya mendapat secuil ingatan tentang tempat bertuliskan “BANE”. Tulisan itu mengacu pada warlock tersohor se-Brooklyn, Magnus Bane. Mereka datang ke rumah Bane yang di sini digambarkan nyentrik, rambutnya ada kelip-kelipnya, daaaan MAHO. Dia suka Alec dan tampaknya Alec juga T.T

Ternyata ingatan Clary dengan sengaja dikunci secara teratur atas permintaan Jocelyn. Jocelyn nggak mau Clary masuk ke dunia yang sudah lama dia coba tinggalkan.

Di saat pencarian Jocelyn dan Piala Mortal, Jace dan Clary justru saling menumbuhkan perasaan pada satu sama lain yang bikin Simon gue tercintah patah hati. Udah deh, Mon, lu sama gue aja.

Dimana sebenernya Piala Mortal berada? Gimana nasib Jocelyn? Gimana nasib percintaan Clary dan Jace sementara banyak kejadian nggak terduga, termasuk kehidupan pribadi mereka sesungguhnya terungkap? Masihkah mereka akan saling mencintai? Udah ah, jangan kebanyakan nanya.

MOVIE ADAPTATION

Waktu gue tau City of Bones ini mau dibikin film, gue makin gregetan pengen segera beli novelnya biar tau detail-detail yang kadang suka diilangin kalo udah dibuat dalam bentuk film. Movienya rilis 21 Agustus 2013 di USA. Kira-kira begini nih pemainnya~

LilyClary_1st_Official_Poster
Lily Collins as Clary Fray
Jamie Campbell Bower as Jace Wayland
Kevin Zegers as Alec Lightwood
Jemima West as Isabelle Lightwood
Robert Sheehan as Simon Lewis

THE TRAILER

Movienya lumayan lah buat merealisasikan imajinasi para pembaca. Ceritanya juga nggak diubah banget. Tokoh-tokoh juga lengkap kaga ada yang diilangin ataupun diganti posisinya dengan tokoh lain. Bagusnya, penggambaran fisik di novel dengan realisasi di film bisa dibilang PAS 90%.

Banyak movie-watcher yang sebelum film ini rilis udah ngejudge Jamie Bower nggak pantes berperan jadi Jace. Jace di sini wataknya angkuh dan ngeselin. Mungkin karena muka si Jamie terlampau unyu, jadi rada aneh ketika main peran sombong. Gue rada setuju sih sama pendapat ini, soalnya di sini emang peran Jace yang ngeselin nggak keliatan. Waktu adegan yang tujuannya bikin Simon kesel, si Jace ini malah mukanya flat flat aja. Apa ini yang dimaksud Cassandra Clare dengan ‘menyebalkan’?

Cuman di film ini entah kenapa kesan ‘action’ nya kurang greget. Mungkin karena background musik yang kurang bikin pemirsah tercintah merasakan atmosfer keganasan Pemburu Bayangan kitah?

THE GOOD AND THE BAD

Ini dia wujud Cassandra Clare, unyu yah.
Ini dia wujud Cassandra Clare, unyu yah.

Untuk segi alur cerita, Cassandra Clare ini hebat bikin kenyataan-kenyataan tak terduga. Dan penggambaran gimana perasaan para tokoh dalam menghadapi kenyataan itu bikin lo ngerasain juga gimana rasanya.

Makhluk supernatural di novel ini bisa dibilang komplit dan nggak setengah-setengah. Mulai dari vampir, manusia serigala, warlock, peri, dan masih beberapa lagi yang nggak gue ingat. Yang jelas nggak melulu soal vampir sama werewolf yang belakangan jadi tema favorit author novel fantasi.

Gue masih nyari apa yang kurang dari buku satu ini. City of Bones ini layak dibilang permulaan yang bagus buat seri The Mortal Instruments karya Cassandra Clare.

Purchase this book in here.

Advertisements

One Comment

Add yours →

  1. Hehehe..Udah nonton ya. Wah tnyata banyak yg bilang filmnya ga terlalu bagus ya.
    Oh, btw aku lempar bom pertanyaan berantai ke kamu nih. Jawab ya.
    http://thoughtsofstupidbookworm.wordpress.com/2014/01/21/liebster-blog-awards-2014/

Don't mind to give me your own review!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: