The Mortal Instruments – City of Lost Souls by Cassandra Clare


City of Lost Souls by Cassandra Clare
City of Lost Souls by Cassandra Clare

RATING

Story line

Plot twist

Cover and interface

Comfort reading

Average:

3.5 star

(3,5 stars out of 5)


BRIEF INFORMATION

Judul : City of Lost Souls

Penulis : Cassandra Clare

Penerbit : Ufuk Publishing

Tahun terbit : Cetakan II, Oktober 2013

ISBN : 978-602-18636-5-7

Jumlah halaman ; 720

Allright, allright. Para penggemar series ini pasti nggak mau ketinggalan ngelanjutin petualangan dari passionate couple ini. So sebelum memutuskan beli novel kelima dari seri The Mortal Instruments, kalian wajib baca review gue kali ini!

JACE+SEBASTIAN = END OF THE WORLD?

Buat kalian yang belum baca buku keempatnya City of Fallen Angels gue saranin lompatin dulu bagian ini. Di akhir buku keempat, setelah Simon melenyapkan Lilith dengan tanda Cain-nya (gue pake kata melenyapkan karena Lilith nggak bener-bener mati dia cuma pindah dimensi gitu deh), Jace seolah-olah ‘terpanggil’ oleh mayat Sebastian yang dirawat Lilith di dalam kotak kaca. Mereka kemudian menjadi satu, maksudnya ketika Sebastian dilukai maka Jace juga akan merasakan yang sama, berlaku sebaliknya.

Tapi sifat Jace nggak sepenuhnya berubah kok. Dia tetep cinta sama Clary dan bahkan dia berani menemuinya untuk mengajak dia gabung sama Sebastian. Tapi tentu saja Clary nggak mau dong ya. Tapi setelah dia berpikir nggak ada cara lain untuk menyelamatkan Jace, dia akhirnya memutuskan untuk ikut supaya bisa memata-matai apa sebenernya rencana Sebastian.

THE MAGICAL STUFFS

Dalam rencana menyelamatkan Jace, Clary akhirnya setuju dengan tawaran dari Ratu Seelie. Ratu peri itu bilang dia akan bantu Clary asalkan Clary mau mengambil dua cincin peri yang ada di institut. Setelah mendapatkannya, Clary nggak langsung nunjukin cincin-cincin itu ke Lightwood bersaudara. Tapi kemudian dia memberitahu Simon dan akhirnya mereka berdua mengetahui apa fungsi cincin itu sebenernya. Ternyata cincin-cincin itu bisa dipake buat telepati!

Setelah itulah Clary memutuskan mau diajak Jace gabung sama Sebastian. Dengan satu cincin untuknya dan satu cincin lain untuk Simon, mereka berdua tetep bisa berkomunikasi lewat pikiran karena rumah tempat Sebastian dan Jace tinggal itu ajaib banget. It is in the middle of nowhere, or I gotta say it is EVERYWHERE!

Maksudnya, rumah yang aslinya milik Valenntine ini nggak ada lokasi yang tepat. Tapi justru rumah ini bisa mengantar lo kemanapun kalian mau. Jadi semacam pintu kemana saja-nya Doraemon gitu deh. Nah suatu saat Clary menyadari dia sedang di Praha kemudian besoknya dia berada di Paris. Hebat kan?

THE EFFORT

Nggak cuma Clary yang berusaha menyelamatkan Jace, yang lain juga berusaha menemukan cara supaya Jace bisa balik seperti semula. Jocelyn dan Isabelle pergi ke Saudara Besi (mirip Saudara Hening tapi versi cewek, mereka tugasnya bikin senjata) untuk meminta dibuatkan senjata yang bisa menghilangkan pengaruh rune Lilith yang membuat Jace terikat sama Sebastian. Tapi para Saudara Besi pun nggak bisa karena nggak ada senjata di dunia ini yang bisa digunakan pada satu orang tanpa memengaruhi yang lain kecuali pedang Surgawi atau sesuatu yang benar-benar berasal dari iblis.

Jace+Sebastian = End of the world?
Jace+Sebastian = End of the world?

Karena nggak mungkin manggil Raziel lagi, Magnus punya ide gimana kalo manggil iblis kuat aja. Iblis kuat ini namanya Azazel. Iblis ini mengungkap fakta kalo bokapnya Magnus itu adalah iblis yang menyaru jadi suami nyokapnya. Ada fakta yang bikin gue terkejut juga sih, Magnus ini rupanya keturunan Indonesia, tepatnya Jakarta yang dulu masi bernama Batavia. Kita serumpun bang ☜(ˆ▽ˆ) Azazel minta imbalan berupa kenangan terbaik dari masing-masing orang. Tapi iblis nggak bisa menepati janji, jadi usaha kali ini hasilnya nihil.

Tinggal sisa satu option yang hampir impossible. Manggil Raziel. Akhirnya Simon yang mendapat mandat manggil Raziel. Kenapa Simon? Karena dia punya tanda Cain yang mencegah siapapun, bahkan malaikat, untuk menyakitinya. Tapi ternyata satu-satunya hal yang benar-benar bisa melindungi Simon justru harus jadi bahan barter-an dia sama Raziel. Raziel mau memberi pedang Surgawi asal Simon mau mencabut tanda Cain itu dari dahinya. So, bisakah Jace diselamatkan dengan pedang milik Raziel ini?

THE GOOD AND THE BAD

Bagusnya:

  • Gue suka covernya. Di sini keliatan banget gimana Jace dan Clary nggak mau nglepasin satu sama lain kalo dilihat dari cara mereka saling menatap di cover ini. Ilustrasi Jace di sini lebih keliatan ‘Jace’ nya ketimbang di film. Tapi kok di sini Clary-nya pesekan ya? -_-
  • Untuk setiap bagian (ada 3 bagian) dari novel ini backgroundnya lebih bagus dari buku-buku sebelumnya. Lebih cetar aja gitu, lebih ngena suasana dark nya. Dan di setiap judul bab-nya juga ada background jembatan Brooklyn yang enggak gue temuin di beberapa buku sebelumnya.
  • Karakter kuat Clary yang memperjuangkan Jace sampe rela mati ini sukses digambarkan mbak Cassie. Buku kelima ini emang lebih kuat di romantic affair-nya menurut gue, sesuai deh sama covernya.

Jeleknya:

  • Dari segi story line, menurut gue buku kelima ini lebih kalem daripada yang sebelumnya. Cukup mbosenin waktu bagian Clary, Jace, sama Sebastian. Actionnya nggak se-wow City of Ashes sama City of Glass.
  • Endingnya kurang memuaskan sih, meskipun cukup bikin gue penasaran kelanjutannya karena mungkin gue udah jatuh cinta sih sama seri ini.
  • Twist-nya juga nggak terlalu banyak, ‘Cassie banget’ deh. Udah mulai apal gue sama  gayanya Cassie.

Buat yang mau beli online, klik di sini.

 

 

 

 

Advertisements

2 Comments

Add yours →

  1. Buku terakhirnya udah keluar tuh yg City of Heavenly Fire. Endinya sungguh Cassie banget yang bisa bikin perasaan tercampur aduk. Apalagi ada pemain dari The Infernal Devices muncul makin bikin dunia shadowhunters itu seakan-akan ada. Cinta banget dah sama ini series.
    Di tunggu yah review buku ke-6nya 😀

Don't mind to give me your own review!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: