Allegiant by Veronica Roth


ALLEGIANT
Allegiant by Veronica Roth

RATING

Story Line

Plot twist

Cover and interface

Comfort reading

Average

2,25 STARS(2.25 stars out of 5)


BRIEF INFORMATION

Judul: Allegiant

Penulis: Veronica Roth

Penerbit: Mizan Fantasi

Tahun terbit: Cetakan V, November 2014

ISBN: 978-979-433-837-7

Jumlah halaman: 496

 Halo semuanya, masih semangat baca buku kan? Harus semangat dong, karena gue masih dalam semangat nulis review 💪 Entah ntar kalo tiba-tiba gue mager dan blog ini pun terbengkalai~ Doakan jangan sampai gue terlarut-larut dalam nuansa kemageran 🙏

Oke, setelah sebelumnya meresensi buku kedua dari Divergent Series, langsung gue ajak cus ke buku ketiganya. Kedua buku sebelumnya menggunakan akhiran -ENT, jadi apa judul yang dipake Roth buat buku ketiganya? Apakah itu DETERGENT? Nope, buddy. Don’t be ridiculous. Clap your hands everybodyyy, because it is going to be ALLEGIANT! 👏

THESE REBELS

Tris berhasil menghentikan rencana Jeanine yang kemudian mati di tangan Tori. Ia pun memutarkan video yang berisi pesan dari leluhur kepada seluruh anggota faksi yang tersisa. Amanda Ritter, nama wanita yang muncul di video, menyampaikan bahwa faksi-faksi dibentuk dengan tujuan khusus. Yakni untuk menemukan nilai moral yang telah hilang di dunia. Makin banyak Divergent yang muncul adalah tanda bahwa pagar pembatas harus dibuka. Artinya, itu adalah waktu untuk membantu memperbaiki kekacauan di luar kota.

Di akhir video, wanita itu menyebutkan akan mengubah identitasnya dan memulai dari awal. Ia menggunakan nama Edith Prior.

Prior. Apa hubungan wanita ini dengan Tris?

Di sisi lain, kota dikendalikan oleh Evelyn, ibu Tobias. Factionless banyak yang terlihat memegang senjata. Kebijakan baru Evelyn adalah menghapuskan faksi-faksi. Dari awal, ia memang menyebutkan kalo tujuannya adalah untuk menciptakan dunia tanpa adanya faksi.

Ambisi Evelyn ini tentunya menarik suara-suara tidak setuju. Termasuk Tris dan Tobias. Bersama dengan teman-teman lainnya, mereka bergabung ke dalam sebuah kelompok loyalis faksi. Mereka menyebut diri mereka sebagai Allegiant. Semacam kelompok oposisi dari rezimnya Evelyn. These kids be like forever rebels~

DIFFERENT EXPECTATION

Allegiant berada di bawah kepemimpinan Johanna Reyes, pemimpin Amity. Dia kemudian mengirim beberapa orang untuk keluar dari pagar pembatas dan mencoba mencari tahu maksud pesan Amanda Ritter. Kelompok yang dikirim Johanna didominasi dari faksi Dauntless. Antara lain Tris, Tobias, Christina, Uriah, Peter, Tori, Cara, dan Caleb. Mereka berdelapan bergegas berangkat keesokan harinya dengan diam-diam agar tidak diketahui oleh factionless.

Sesampainya di sana, mereka mendapat berbagai kejutan. Pertama, mereka bertemu Amar, seorang divergent sekaligus adik Tori, yang tadinya dikira mati ternyata masih hidup. Ia memalsukan kematian demi keselamatannya. Bersama seorang wanita bernama Zoe, ia mengantarkan Tris dkk ke Biro Kesejahteraan Genetika. Di sanalah mereka bertemu David, pemimpin biro tersebut.

Tris dkk memutuskan untuk tinggal di sana untuk sementara. Selama tinggal di sana, mereka menemukan fakta-fakta yang mencengangkan. Pertama, ternyata kota yang ditinggali Tris dll hanyalah bahan percobaan. Dan kota itu namanya kota Chicago. Mereka juga melakukan eksperimen pada kota-kota lain di Amerika. Namun, hanya di Chicago yang menggunakan faksi dan itu cukup berhasil. Kedua, tujuan adanya faksi itu untuk memurnikan gen seseorang yang rusak. Kerusakan gen itu dianggap menyebabkan kehancuran, anarkisme, dan perbuatan-perbuatan jahat lainnya. Orang-orang ini disebut Rusak Genetis (RG). Ada pula orang-orang yang murni secara genetis, merekalah yang disebut dengan Divergent. Di biro, mereka disebut dengan Murni Genetis (MG). Ketiga, meski Tobias adalah seorang Divergent dia memiliki anomali genetis yang menyebabkan dia menjadi RG.

Masih banyak kejutan-kejutan lainnya bagi Tris dkk. Fakta bahwa kehidupan mereka ternyata diawasi biro menjadi masalah utamanya. Karena selama mereka mengawasi kejadian-kejadian yang terjadi di kota—termasuk kerusakan yang diakibatkan Jeanine—mereka tidak melakukan apa-apa. Jadi apa sebenernya tujuan biro ini? Apa cuma semata-mata ingin memurnikan genetis masyarakat?

THE MOVIE ADAPTATION

Allegiant rencananya bakal dibikin dua part. Part 1 dijadwalkan rilis pada 18 Maret 2016 sedangkan part 2 rencananya bakal dirilis pada 24 Maret 2017. Buat trailernya sementara ini belom keluar. Tapi udah ada pengumuman buat pemeran tambahan. Yuk cek list berikut ini!

ADDED CAST

Jeff Daniels as David
Jeff Daniels as David
Bill Skarsgard as Matthew
Bill Skarsgard as Matthew

Sementara ini dari official account Divergent Series cuma mengumumkan dua aktor ini. Cuman di IMDb ada nama Amy Parrish yang memerankan Zoe. Dan juga di wikia Divergent ada nama Nadia Hilker sebagai Nita, karyawan di biro yang nggak suka sama tujuan biro. Trus siapa Matthew? Dia juga salah satu karyawan di biro yang nantinya bakal membantu Tris. He’s such a nerd. And he looks like how I imagine Matthew when reading this book.

Yang bikin gue bertanya-tanya adalah kenapa film ini bakal dibikin dua part. Apakah karena mereka satu produksi sama The Hunger Games dan memiliki genre yang sama jadinya musti dibikin dua? Menurut gue selain alasan komersial, nggak ada alasan yang cukup logis untuk membuat Allegiant dalam dua part. Karena apa? Yuk cek segmen selanjutnya!

THE GOOD AND THE BAD

Kenapa gue bilang membuat Allegiant menjadi dua part itu bukan ide yang bagus? Karena selama membaca novel 496 halaman ini gue merasa bosen setengah mati. Di awal buku gue banyak dicekokin sama hal-hal ilmiah. Dan Roth banyak sekali menyebutkan kata “genetika” di sini. Dan gue merasa membaca buku biologi jaman SMA. Bedanya di sini lebih detail dan lebih… nggak paham. Jadi gue berhenti di sepertiga awal buku dan membaca bacaan lainnya.

Hingga beberapa hari yang lalu gue sadar kalo gue harus menyelesaikan buku ini demi pembaca Rose’s Journal tercinta :”) *abaikan*

Intinya, setelah baca Allegiant ini kok gue jadi merasa aneh sama ide cerita Roth secara keseluruhan ya. Gue kira adanya faksi-faksi itu alasannya lebih besar dan lebih kuat dibanding sekedar pengen “memurnikan” gen orang-orang yang rusak. Lhah, ini mah alesan yang klise banget. Ibaratnya kaya mau mengubah sesuatu yang nggak bisa diubah *trus gue baper* *abaikan*

Setelah gue baca da serial dystopia, Divergent dan The Maze Runner, gue sadar kalo keduanya punya latar belakang cerita yang sama. Adanya maze dan adanya faksi sama-sama merupakan eksperimen para ilmuwan demi menghadapi dunia yang rusak.

Satu lagi yang bikin gue kecewa, kenapa Mizan pake kertas buram lagi sih 😭 Kenapa nggak sama kaya Insurgent yang pake kertas HVS. Sekalipun di awal ngebosenin, kalo kertasnya HVS kan bikin seger yang liat dan jadi semangat gue bacanya :3 wkwk

Poin bagusnya adalah judulnya pas banget sama inti ceritanya. Seperti yang udah gue jelasin sebelumnya, Allegiant adalah para loyalis faksi. Dan inti cerita novel ini emang di situ. Yakni apakah para loyalis faksi ini tetep loyal dengan ide pembagian masyarakat ke dalam faksi-faksi setelah mengetahui fakta-fakta yang ada.

Sebagai pemungkas trilogi Divergent, Allegiant menyuguhkan ending yang cukup menyentuh. Tapi entah kenapa gue nggak kaget kalo endingnya bakal begitu. Jadi.. intinya, sebagai pamungkas trilogi bestseller ini, buat gue Allegiant kurang memuaskan.

Gimana menurut kalian? Yuk share di kolom komentar di bawah ini.

To buy this book, click here.

Advertisements

2 Comments

Add yours →

  1. Gara-gara ngintipin endingnya Allegiant, aku mutusin buat nggak ngebaca serial ini. Nggak tega ngebayangin abang Tobi *baper deh jadinya

Don't mind to give me your own review!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: